Mahasiswa Farmasi UHAMKA Wujudkan Nilai Al-Ma’un melalui
Pemberdayaan Dhuafa Sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai
Kemuhammadiyahan, mahasiswa Program Studi Farmasi Universitas Muhammadiyah
Prof. Dr. HAMKA (UHAMKA) melaksanakan kegiatan pemberdayaan dhuafa yang menjadi
tugas mata kuliah Kemuhammadiyahan.
Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan
kepedulian sosial mahasiswa terhadap realitas kehidupan masyarakat, khususnya
kaum dhuafa. Kegiatan pemberdayaan ini dilaksanakan oleh mahasiswa kelas
5F Kelompok 3 dengan sasaran seorang dhuafa bernama Bapak Dedi, berusia 50
tahun. Bapak Dedi berasal dari Sukabumi dan memiliki dua orang anak yang saat
ini tinggal di kampung halaman. Demi memenuhi kebutuhan hidup, beliau merantau
ke Jakarta dan hidup seorang diri.
Sehari-hari, Bapak Dedi bekerja sebagai penjahit keliling
dengan menggunakan sepeda untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Dari
pekerjaan tersebut, beliau memperoleh penghasilan sekitar Rp50.000 hingga
Rp60.000 per hari, jumlah yang tergolong minim untuk memenuhi kebutuhan hidup
di kota besar seperti Jakarta. Saat ini, Bapak Dedi tinggal di sebuah kontrakan
sempit dan sederhana di kawasan belakang BKT dengan biaya sewa Rp600.000 per
bulan. Kondisi ekonomi Bapak Dedi semakin berat karena mesin jahit yang menjadi
alat utama mata pencahariannya sering mengalami kerusakan. Biaya servis mesin
jahit yang mencapai Rp150.000 menjadi kendala tersendiri, mengingat penghasilan
harian yang terbatas. Apabila mesin jahit rusak, maka penghasilan beliau pun terhenti.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa Farmasi UHAMKA tergerak untuk melakukan aksi nyata berupa pemberian bantuan donasi uang tunai dan barang kebutuhan pokok. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian serta dukungan moral agar Bapak Dedi dapat terus melanjutkan pekerjaannya dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA, Jakarta