Skip ke Konten

Upaya Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal bersama Bapak Dedi

18 Januari 2026 oleh
sanfamedia

Mahasiswa Farmasi UHAMKA Wujudkan Nilai Al-Ma’un melalui Pemberdayaan Dhuafa Sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai Kemuhammadiyahan, mahasiswa Program Studi Farmasi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (UHAMKA) melaksanakan kegiatan pemberdayaan dhuafa yang menjadi tugas mata kuliah Kemuhammadiyahan.

 Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kepedulian sosial mahasiswa terhadap realitas kehidupan masyarakat, khususnya kaum dhuafa. Kegiatan pemberdayaan ini dilaksanakan oleh mahasiswa kelas 5F Kelompok 3 dengan sasaran seorang dhuafa bernama Bapak Dedi, berusia 50 tahun. Bapak Dedi berasal dari Sukabumi dan memiliki dua orang anak yang saat ini tinggal di kampung halaman. Demi memenuhi kebutuhan hidup, beliau merantau ke Jakarta dan hidup seorang diri.

Sehari-hari, Bapak Dedi bekerja sebagai penjahit keliling dengan menggunakan sepeda untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Dari pekerjaan tersebut, beliau memperoleh penghasilan sekitar Rp50.000 hingga Rp60.000 per hari, jumlah yang tergolong minim untuk memenuhi kebutuhan hidup di kota besar seperti Jakarta. Saat ini, Bapak Dedi tinggal di sebuah kontrakan sempit dan sederhana di kawasan belakang BKT dengan biaya sewa Rp600.000 per bulan. Kondisi ekonomi Bapak Dedi semakin berat karena mesin jahit yang menjadi alat utama mata pencahariannya sering mengalami kerusakan. Biaya servis mesin jahit yang mencapai Rp150.000 menjadi kendala tersendiri, mengingat penghasilan harian yang terbatas. Apabila mesin jahit rusak, maka penghasilan beliau pun terhenti.


Melihat kondisi tersebut, mahasiswa Farmasi UHAMKA tergerak untuk melakukan aksi nyata berupa pemberian bantuan donasi uang tunai dan barang kebutuhan pokok. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian serta dukungan moral agar Bapak Dedi dapat terus melanjutkan pekerjaannya dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kegiatan pemberdayaan dhuafa ini merupakan wujud pengamalan nilai-nilai Kemuhammadiyahan, khususnya yang terkandung dalam QS Al-Ma’un, yang menekankan pentingnya kepedulian terhadap kaum lemah dan fakir miskin. Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk unggul secara akademik, tetapi juga memiliki empati, kepedulian, dan tanggung jawab sosial terhadap lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Farmasi UHAMKA berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menumbuhkan kesadaran bahwa sekecil apa pun bantuan yang diberikan dapat membawa dampak besar bagi kehidupan orang lain. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan masyarakat luas untuk terus menanamkan nilai solidaritas sosial dan semangat berbagi kepada sesama.



Penulis:
Mahasiswa Farmasi Kelas 5F Kelompok 3
Fakultas Farmasi dan Sains

Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA, Jakarta




Cahaya Kepeduliaan Untuk Dhuafa