Skip ke Konten

Cahaya Kepeduliaan Untuk Dhuafa

17 Januari 2026 oleh
sanfamedia

Kegiatan pemberdayaan keluarga dhuafa ini dilakukan pada keluarga pak selamet, seorang marbot pada masjid Asy-Syuhada dan juga seorang ayah dari 7 anak yang dimana anak pertama dan kedua yang telah meninggal dunia. Di umur pak selamet yang sudah tidak muda lagi yaitu umur 72 tahun, namun harus tetap bekerja untuk menghidupi kelima anak dan juga istrinya.

 Kami sebagai mahasiswa Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka melakukan penggalangan dana untuk keluarga bapak selamet dengan memberikan kebutuhan pokok pada keluarga pak selamet dan juga uang tunai untuk membuka usaha yang akan dilakukannya.

Harapan kami dengan digalangkan dana untuk keluarga bapak selamet ini dapat membantu perekonomian dari keluarga bapak selamet dan juga dapat meringankan beban dari bapak selamet di masa tuanya. Oleh sebab itu kami memilih bapak selamet sebagai objek dari pemberdayaan keluarga dhuafa ini.

Selain dapat membantu keluarga bapak selamet, kegiatan ini  dapat menumbuhkan rasa peduli antar sesama umat manusia, Uluran tangan para donator menjadi harapan bagi keluarga bapak selamet dan sebagai tanda kepedulian dan solidaritas sosial. Bantuan ini bukan hanya tentang materi namun juga wujud kasih sayang dan kepedulian antar sesama.

Sesuai dengan Qs. Al Isra ayat 26:

 وَآتِ ذَا الْقُرْبَىٰ حَقَّهُ وَالْمِسْكِينَ وَابْنَ السَّبِيلِ وَلَا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا

Artinya:

“Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan; dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros.”

Oleh sebab itu kami sebagai mahasiswa/mahasiswi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka melakukan kegiatan pemberdyaan keluarga kaum dhuafa ini untuk membantu keluarga bapak selamet dan juga sebagai bentuk kepedulian antar manusia. Besar harapan kami dalam kegiatan ini untuk memberikan dampak atau manfaat yang nyata kepada keluarga yang diberikan donasi dan kepada para donator yang telah mengulurkan tangannya untuk kegiatan ini.




Peran Pemberdayaan dalam Menguatkan Ibu Enih